Cluster Analysis of Earthquakes on the Island of Sumatera in 2024 Using the DBSCAN Method
DOI:
https://doi.org/10.24036/ujsds/vol4-iss1/466Kata Kunci:
DBSCAN, Earthquake Clustering, Sumatera, Silhouette CoefficientAbstrak
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling merusak dan sulit diprediksi. Pulau Sumatera, yang terletak di sepanjang Sesar Semangko, biasanya mengalami pergerakan seismik akibat kontak antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia. Dalam penelitian ini, metode DBSCAN mengklasifikasikan kejadian gempa bumi di Sumatera pada tahun 2024 ke dalam kategori magnitudo dan kedalaman. Dataset yang dikumpulkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencakup 163 kejadian gempa bumi. Proses pengelompokan mengidentifikasi dua kelompok utama: satu mewakili gempa bumi dalam di daerah pedalaman dan yang lainnya terdiri dari gempa bumi dangkal di sepanjang wilayah lepas pantai barat, dekat zona megathrust. Koefisien Silhouette digunakan untuk memverifikasi hasil pengelompokan, dan hasilnya adalah 0,58, yang memverifikasi pembentukan kelompok yang baik. Temuan ini memberikan wawasan tentang pola seismik di Sumatera dan dapat mendukung upaya mitigasi bencana .
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zahrani Asyati Zulika, Yenni Kurniawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





