Evaluation of Prognosis and Duration of Survival in Breast Cancer Patients Using the Cox PH Model
DOI:
https://doi.org/10.24036/ujsds/vol3-iss4/422Kata Kunci:
Breast Cancer, Cox Regression, Kaplan-Meier, Survival Analysis, Treatment Factors.Abstrak
Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di Indonesia. Deteksi terlambat dan penundaan pengobatan berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kematian ini, karena banyak pasien baru mencari perawatan medis setelah mencapai stadium lanjut. Deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (PPS) dan intervensi tepat waktu dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup dan kualitas hidup. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi durasi kelangsungan hidup dan faktor-faktor yang memengaruhi pasien kanker payudara menggunakan data klinis dan genomik dari dataset METABRIC, yang mencakup 1.980 kasus kanker payudara primer. Studi ini menggunakan analisis kelangsungan hidup dengan kurva Kaplan-Meier, uji Log-rank, dan regresi Cox proporsional hazard untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat kelangsungan hidup berdasarkan jenis operasi dan kemoterapi, sementara usia saat diagnosis tidak menunjukkan efek signifikan. Model regresi Cox proportional hazards menunjukkan bahwa pasien yang menjalani mastektomi memiliki risiko kematian 0,725 lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak menjalani prosedur tersebut, dan pasien yang menerima kemoterapi memiliki risiko kematian 1,869 lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya pengobatan dini dan tepat dalam meningkatkan hasil kelangsungan hidup. Studi ini berkontribusi pada pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup kanker payudara, membantu dalam pengambilan keputusan klinis yang lebih baik dan strategi pengelolaan pasien.
Kata kunci: Kanker Payudara, Regresi Cox, Kaplan-Meier, Analisis Kelangsungan Hidup, Faktor Pengobatan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dela Meliza, Tessy Octvia Mukhti, Riza Sasmita, Celsy Aprotama , Rahmat Kurniawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





