Metode DBSCAN dalam Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Rasio Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis pada Tahun 2023

Penulis

  • Listia Maharani Department of Statistics, Universitas Negeri Padang
  • Zamahsary Martha Departemen Statistika, Universitas Negeri Padang
  • Dony Permana Departemen Statistika, Universitas Negeri Padang
  • Zilrahmi Departemen Statistika, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/ujsds/vol3-iss4/423

Kata Kunci:

Rasio Tenaga Kesehatan dan Medis, Analisis Cluster, DBSCAN, Koefisien Silhouette

Abstrak

Kesehatan merupakan hak asasi setiap warga negara. Hak ini diwujudkan dalam bentuk pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik memiliki rasio tenaga kesehatan dan medis yang memadai. Namun, pada kenyataannya, masih banyak provinsi yang kekurangan tenaga kesehatan dan medis. Oleh karena itu, pengelompokan dilakukan untuk memudahkan pemerintah dalam mengelompokkan provinsi yang memiliki kesamaan rasio tenaga kesehatan dan medis di Indonesia pada tahun 2023. Density Based Spatial Clustering Of Applications with Noise (DBSCAN) merupakan salah satu metode pengelompokan yang digunakan. Menggunakan metode DBSCAN, diperoleh dua kelompok dan nilai silhouette coefficient sebesar 0,49. Kelompok 0 disebut noise karena titik amatan yang terdapat pada kelompok 0 merupakan outlier. Kelompok 0 terdiri dari provinsi dengan rasio tenaga kesehatan dan medis yang lebih tinggi dibandingkan kelompok 1.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

Maharani, L., Martha, Z., Permana, D., & Zilrahmi. (2025). Metode DBSCAN dalam Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Rasio Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis pada Tahun 2023. UNP Journal of Statistics and Data Science, 3(4), 437–445. https://doi.org/10.24036/ujsds/vol3-iss4/423

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.